Langsung ke konten utama

Postingan

 Ternyata hidup jauh lebih ringan ketika tak mengaharpkan apapun dari kehidupan dan manusia. sederhana, usahakan bagianmu dan sisanya biar Tuhan melalui semesta mengerjakan sisanya.
Postingan terbaru
bismillah... terimakasih karena telah hidup sampai saat ini terimakasih sudah memilih untuk survive diantara jutaan pesaingmu. terimakasih atas kepanjangan yang Allah berikan. tragedi mati listrik di kosan membuatku ingat akan satu hal. duu saat listrik mati dirumah dengan mudahnya menyuruh orang tua menyalakan. maafkan anakmu yang bodoh ini Mak Pak... tentang menghargai, menghargai setiap denyut jantung dan tarikan napas yang seharusnya setiap detiknya terucap namaNya. tapi sombong dan bodohnya seakan aku tak membutuhkanNya. syukurnya jangan lupa ditambah... jangan banyak ngeluhnya catatan pengingat diri 0: 49, Patemon, Semarang, Jawa Tengah
Kajian Malam Ahad-Naiknya Kurva Iman dalam Melodi Ramadhan Bersama Jundi Amir Syuhada Ketua Umum GAMAIS ITB 2018 Dirjen relasi unit agama, pendidikan, dan kajian KM ITB 2017 Ketua tim mentoring asistensi agama dan etika Islam ITB 2017 Bismillah .. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Memuji dan bersyukur tidak pernah kita lupa lakukan kepada Allah swt yang telah memberikan nikmat kesehatan, nikmat usia, nikmat makanan yang tersedia, nikmat berkumpul dengan keluarga, nikmat belajar dalam segala keterbatasannya, dan tentunya nikmat iman. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwasanya kita mencoba untuk menghitung seluruh nikmat yang Allah berikan kepada kita maka seluruh pohon yang ada di bumi ini tidak akan pernah cukup untuk menjadi pena. Kemudian air laut tidak cukup untuk menjadi tinta. Sholawat serta salam kita curahkan haturkan kepada baginda kita nabi kita rasul yang telah memberikan kita teladan hingga kita bisa mengenal Islam seperti saat ini sholawat kita beri...
KIMICI ONLINE - Semangatmu terdiferensial? Yuk, integralkan lagi imanmu Bersama Devi Fitri Ferdania- Grup Whatsapp Kepala Annisa GAMAIS ITB 2019 Mahasiswa S1 Matematika ITB 2016 Awardee Program Magister Fast Track Matematika ITB 2020 Bismillah .. Assalamualaikum wr. wb. Mari kita sepakati maksud dari semangat terdiferensialkan yaitu kadar semangat kita dalam berbuat kebaikan yang turun gitu. Maka kita perlu itegralkan kembali semangatnya, kita tingkatkan lagi melalui iman kita kepada Allah. Kita naikkan lagi semangat kita melalui iman kita kepada Allah SWT. Kalo bisa lipat tiga naiknya. Kira-kira kenapa sih meningkatkan semangat berbuat kebaikan itu harus menggunakan iman sih temen-temen? Baik sahabatku yang semoga dirindukan dan merindukan oleh Allah dan RasulNya mari kita cek QS. Yunus yang artinya “bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah p...
Islamic Economic Class- Pak Ubaedul Mustofa, S.H.I.,M.S.I Maqashid Shariah Dalam Mengatasi Covid-19 27 Maret 2020 M Bismillah ..  Assalamualaikum wr. wb. Krisis ekonomi karena kasus covid-19 baik pengusaha maupun masyarakat secara umum. Sektor pariwisata yang melakukan penutupan akses. Interaksi sosial masyarakat dibatasi atau social distancing. Social activity dibatasi terkait kerumunan masyarakat misalnya di kampung-kampung. Persoaalan agama, penyesuaian kawasan ibadah kebijakan sholat jumat yang disesuaikan diganti dengan sholat dhuhur termasuk sholat jamaah 5 waktu. Tidak lama lagi melakukan haji termasuk umrah juga ditunda. Perayaan agama besar seperti nyepi masih aman. Bahkan sampai sekarang ada anjuran untuk tidak mudik. Ketakutan masayarakat yang membuat stress bahkan panic buying hingga menjadikan individualistis. Bagaimana pandangan Islam menyikapi? Beberapa persoalan ibadah sudah diatur dalam fikih tapi ada beberapa yang tidak bisa disandarkan sepenuhnya dar...
Kajian Live Streaming -Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. Riyadush Shalihin- Bab 38 Hadist ke 300 Memerintah Keluarga untuk Taat Kepada Allah Azza Wajala Selasa, 24 Maret 2020 Ketika negeri-negeri dilanda wabah Covid-19 sehingga roda kehidupan tidak berjalan seperti biasanya. Mereka yang punya usaha, usahanya sepi, mereka yang bersandar dengan gaji harian kebingungan, mereka yang harus membayar sewa toko kebingungan. Kita harus sadar bahwa bumi ini akan sunyi sepi senyap karena sejatinya Allah menciptakan bumi ini untuk kefanaan untuk mengabdi kepada Allah Azza Wajala. Kita selama ini terbuai terpedaya dengan menumpuk dan menimbun harta, mau dibuat apa dan dibawa kemana? Dalam kondisi sekarang baru sadar bahwa sejatinya yang diperlukan hanya sepiring nasi, sehelai pakaian, dan apa yang disedekahkan. Kelak kita akan diisolasi. Orang-orang akan memaksa kita untuk sendirian. Orang sedang dirumahnya menikmati hidup lalu bagaimana ketika diisolasi di kuburan seperti saudara kit...

Kajian Kemuslimahan Eksis FE Unnes

Ustadzah Aulia Azizah - Jumat, 13 Maret 2020 Bismillahirrahmanirrahiim Assalamualaikum .. Kemarin udah berlalu besok kita tidak tahu. Tapi mungkin kita lupa insyaAllah. Kemarin sudah kita jalani dan tidak bisa diulangi lagi. Kalau mau diulangi lagi udah beda dan tetep tidak bisa diulangi lagi. Sekarang yang sedang dijalani dan besok. Kaitannya dengan memanajemen waktu. Ungkapan waktu adalah uang karena kita melewatkan waktu sedikit saja yaudah berlalu tuh rezeki kita. Uang sebagai alat pembayaran yang sangat berharga. Memanajemen waktu yang tepat bukan dalam satu waktu. Kira-kira efektif tidak tapi tidak semua orang berbakat multitasking. Manajemen waktu adalah bagaimana kita mengerjakan sesuatu dalm waktu yang tepat bukan dalam satu waktu sekaligus. Semuanya kembali kepada diri masing-masing. Yang pelupa harus sering nyatet. Dua nikmat yang berharga : 1. Nikmat sehat yang baru dirasakan ketika sakit 2. Nikmat waktu yang biasanya terasa ketika sibuk dan bisa dirasakan kalau pu...