Ternyata hidup jauh lebih ringan ketika tak mengaharpkan apapun dari kehidupan dan manusia. sederhana, usahakan bagianmu dan sisanya biar Tuhan melalui semesta mengerjakan sisanya.
bismillah... terimakasih karena telah hidup sampai saat ini terimakasih sudah memilih untuk survive diantara jutaan pesaingmu. terimakasih atas kepanjangan yang Allah berikan. tragedi mati listrik di kosan membuatku ingat akan satu hal. duu saat listrik mati dirumah dengan mudahnya menyuruh orang tua menyalakan. maafkan anakmu yang bodoh ini Mak Pak... tentang menghargai, menghargai setiap denyut jantung dan tarikan napas yang seharusnya setiap detiknya terucap namaNya. tapi sombong dan bodohnya seakan aku tak membutuhkanNya. syukurnya jangan lupa ditambah... jangan banyak ngeluhnya catatan pengingat diri 0: 49, Patemon, Semarang, Jawa Tengah